PERKAWINAN CAMPURAN DAN DAMPAK TERHADAP KEWARGANEGARAAN DAN STATUS ANAK MENURUT UNDANG-UNDANG DI INDONESIA



Rahmat Fauzi

Abstract


Abstract

 

Marriage was a very deep and strong as a liaison between a man and a woman in the form of a family or household. Mixed marriage is a marriage between two people in Indonesia are subjected to different laws, because of differences in nationality and one party of Indonesian nationality. This marriage means there will be loss of one nationality husband or wife, son and citizenship status of children.

 

Abstract

Perkawinan merupakan suatu ikatan yang sangat dalam dan kuat sebagai penghubung antara seorang pria dengan seorang wanita dalam membentuk suatu keluarga atau rumah tangga. Perkawinan Campuran ialah perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewarganegaraan dan salah satu pihak berkewarganegaraan Indonesia. Perkawinan ini berakibatkan akan hilangnya salah satu kewarganegaraan suami atau istri, status anak dan kewarganegaraan anak.


Keywords


akibat, perkawinan campur, dan undang-undang

Full Text:

PDF (Indonesian)

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF (Indonesian) : 0 Downloaded

References


Abdul Gani Abdullah, 1994 PENGANTAR KOMPILASI HUKUM ISLAM DALAM TATA HUKUM INDONESIA, Cet ke 1, jakarta : Gema Insani,

Abna bachtiar, DIKTAT METODOLOGO PENELITIAN HUKUM

Achmad Djunaedi, PUTUSAN PENGADILAN AGAMA DALAM YURISPRUDENSI MAHKAMAH AGUNG.

Adam, Sartika. 2013. “KEDUDUKAN ANAK YANG LAHIR DALAM PERKAWINAN CAMPURAN DI INDONESIA.” Lex Privatum 1(5):17–28.

Al Imam Abi Abdillah Muhammad bin Idris Asyafi`I, Juz 4, AL UM, Darul Fikri,

Ali Zainudin. 2006. HUKUM PERDATA ISLAM DI INDONESIA, jakarta :sinar grafika,

Al-Qardhawi Yusuf. 2004. FIQIH MINORITAS, cet pertama, jakarta: Pernerbit Zikrul Hakim,

Amalia, Rafika. 2011. “Perkawinan campuran dalam kaitannya dengan undang-undang no. 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.” (6):1–5.

Cik Hasan Bisri. 1997. PERADILAN AGAMA DALAM TATANAN MASYARAKAT INDONESIA, Cet ke-1, jakarta : Remaja Rosda Karya,.

Dep Dikbud. 1994. KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA, jakarta: Balai Pustaka, , Cet ke 3, edisi Kedua

Doi A Rahman I. 1996. KARAKTERISTIK HUKUM ISLAM DAN PERKAWINAN, Rineka Cipta, Jakarta,

Interpratama Offset, 2008

Mamahit, Laurensius. 2013. “HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTERI AKIBAT PERKAWINAN CAMPURAN DITINJAU DARI HUKUM POSITIF INDONESIA.” Lex Privatum 1(1).

Ni Ketut Jayadi Matwig, Ahmadi Miru, Nurfaidah Said. 2007. “AKIBAT HUKUM PERCERAIAN DALAM PERKAWINAN CAMPUR (LEGAL CONSEQUENCES DIVORCE IN INTERMARRIAGE).” Magister Kenotariatan 1–13.

Wahyuni, Ni Luh Putu Emmy. 2006. “STATUS KEWARGANEGARAAN ANAK DARI HASIL PERKAWINAN CAMPURAN DITINJAU DARI UU NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN.” (12):1–13.

Marzuki Wahid & Rumadi. 2001. FIQIH MAZHAB NEGARA, yogyakarta : LKIS,

Muttaqien Dadan, dkk, PERADILAN AGAMA DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM DALAM TATA HUKUM INDONESIA, edisi kedua, yogyakarta: UII Pres

Pagar. 1995. HIMPUNAN PERUNDANG-UNDANMGAN PERADILAN AGAMA DI INDONESIA :jakarta, Medan IAIN Press,

Saleh K Wantjik. 1976. HUKUM PERKAWINAN INDONESIA, Jakarta: Ghalia Indonesia,

Sayuti Thalib. 1986. HUKUM KEKELUARGAAN INDONESIA, cet ke V, jakarta : UIN press,

Soejono, & Abdurrahman. 1997. METODE PENELITIAN HUKUM, jakarta: rineka cipta,

Soimim Soedharyo. 1992. Hukum Orang dan Keluarga, Sinar Grafika, Jakarta,


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Soumatera Law Review

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 2620-5904

View My Stats