Uji Aktivitas Antijamur Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Jamur Candida albicans



Melzi Octaviani, Fadila Fadila

Abstract


Uji aktivitas antijamur sari buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap jamur Candida albicans telah dilakukan dengan menggunakan metode dilusi padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur sari buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap jamur Candida albicans. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan  jumlah koloni jamur yang diperoleh pada konsentrasi 100%, 80%, 60%, 40% dan 20% berturut-turut dengan persentase 55%, 48%, 40%, 30% dan 0,16% terhadap pertumbuhan jamur uji. Hasil uji statistik one way ANOVA menunjukkan nilai p<0,05 (p=0,000) yang berarti seluruh konsentrasi menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar seluruh kelompok perlakuan

Keywords


Antijamur; Averrhoa bilimbi L.; Candida albicans; Sari Buah

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


Cappuccino, J.G dan Natalie, S. 2014. Manual Laboratorium Biologi. EGC. Jakarta.

Fahrudina dan Pratiwi, R. 2015. Kandungan Saponin Buah, Daun dan Tangkai Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Prosiding KPSDA. 1(1), pp.220-225.

Garna, H. 2012. Buku Ajar Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis. CV. Sagung Seto. Jakarta.

Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Universitas Diponegoro. Bandung.

Hartono. 2008. SPSS 16.0 Analisa Data Statistika dan Penelitian. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Hayati, E.K., Fasyah, G., dan Sa’adah, L. 2010. Fraksinasi dan Identifikasi Senyawa Tanin Pada Daun belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Jurnal Kimia. 4(2), pp.193-200.

Lay, B.W. 1994. Analisa Mikroba di Laboratorium. Edisi I. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Muhtadi, Ambarwati, R., dan Yuliani, R. 2012. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol dan Fraksi Kulit Batang Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis Beserta Bioautografinya. Jurnal Biomedika. 4(2), pp. 1-9.

Oktavianes., Fifendy, M., dan Handayani, D. 2013. Daya Hambat Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri E.colli. Jurnal Biologi. 2(2), pp.1-5.

Parikesit, M. 2011. Khasiat dan Manfaat Belimbing Wuluh. Stomata. Surabaya.

Pendit, P.C.A., Zubaidah, E., dan Sriherfyna, F.H. 2016. Karekteristik Fisik-Kimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Jurnal Pangan dan Agrobisnis. 4(1), pp. 400-409.

Pratiwi, T.S. 2008. Mikrobiologi Farmasi. Erlangga. Yogyakarta.

Rahayu, P. 2013. Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans. Skripsi. Universitas Hasanudin. Makasar.

Siregar, R. S. 2004. Penyakit Jamur Kulit Edisi 2. EGC. Jakarta.

Susanti, F.E., Efdi, M., dan Afrizal. 2016. Isolasi Senyawa Kumarin Dari Kulit Batang Kecapi (Sandoricum koetjape) Sebagai Antibakteri. Jurnal Katalisator. 1(2), pp. 1-8.

Utami, E.R,. 2012. Antibiotika, Resistensi, dan, Rasionalitas Terapi. Jurnal Sainstis.1(1), pp. 124-138.

Verawaty dan Novel, D.C. 2018. Efek Ekstrak Etanol Kulit Petai (Parkia speciosa Hassk) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Mencit Jantan. Jurnal Katalisator. 3(1), pp. 1-6.

Waluyo, L. 2010. Teknik dan Metode Dasar Dalam Mikobiologi. Universitas Muhammdaiyah. Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Melzi Octaviani, Fadila Fadila

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by LLDIKTI Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E ISSN : 2502-0943

Web
Analytics View My Stats