Menelusuri Bentang Alam Dalam Karya Sastra Yang Bertema Lingkungan Alam



Nanny Sri Lestari

Abstract


Sebuah peristiwa, dalam kehidupan manusia, dapat menjadi inspirasi bagi penulisan sebuah cerita. Pengarang, sebagai bagian dari masyarakatnya, mengangkat relung-relung kehidupan manusia, ke dalam sebuah cerita. Namun harus dipahami, bahwa pengalaman pengarang dalam kehidupannya sehari-hari, juga mempengaruhi subjek yang ditulisnya. Saat ini tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa teknologi komunikasi yang sangat canggih, telah mempengaruhi perkembangan karya sastra. Media penulisan karya sastra, tidak lagi melalui media cetak seperti kertas tetapi sudah melalui peralatan modern yang sesuai jamannya. Namun demikian ragam karya sastra prosa, seperti cerita pendek, justru mampu mengisi ruang media kommunikasi tersebut. Dua orang pengarang, yang menulis cerita pendek di media masa, berusaha mengangkat isu tentang lingkungan. Isu yang diangkat, lebih menekankan kepada masalah lingkungan alam dengan mengangkat isu tentang pohon sebagai bagian dari kehidupan manusia. Tujuan penelitian ini, untuk menelusuri struktur cerita pendek yang mengangkat isu lingkungan dalam jalinan ceritanya. Untuk memenuhi tujuan penelitian, langkah awal dari penelitian ini, adalah melakukan pendekatan struktur cerita, yang kemudian dikaitkan dengan pencarian makna cerita tersebut. Sering sekali di balik sebuah cerita ada pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat pembacanya. Bentuk pesan tersebut tersirat, dalam jalinan struktur cerita pendek tersebut. Pesan yang disampaikan, dalam kedua cerita pendek tersebut,  adalah pesan tentang lingkungan alam, yang  saat ini tidak pernah diperhatikan oleh masyarakat. Dengan alasan, kebutuhan ekonomi yang sangat dominan.

An event, in human life, can be an inspiration for writing a story. The author, as a part of his society, lifts the niches of human life, into a story. But it must be understood, that the author's experience in everyday life, also affects the subject he wrote. Today it is undeniable, that highly sophisticated communication technology, has influenced the development of literary works. Media writing literature, no longer through print media such as paper but have been through modern equipment that fit his era. However, the variety of prose literary works, such as short stories, is able to fill the media space communications. Two authors, who write short stories in the mass media, try to raise issues about the environment. Issues raised, more emphasis on the issue of the natural environment by raising the issue, about the tree as part of human life. The purpose of this research, is to trace the structure of short stories, which raised environmental issues in the composition of the story. To fulfill the purpose of research, the first step of this research, is to approach the structure of the story, which is then linked with the search for the meaning of the story. Very often, behind a story, there is a message to be conveyed to the readers. The form of the message is implied, in the composition of the short story structure. The message conveyed, in both short stories, is a message about the natural environment, which today is never noticed by society. The message conveyed, in both short stories, is a message about the natural environment, which today is never noticed by society.


Keywords


literature; environment; message; author; tree

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


Burhan Nurgiyantoro, 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.

Henry Guntur Tarigan. 1985. Prinsip-Prinsip Dasar Susastra. Bandung: Angkasa.

Herman J.Waluyo.1994. Pengkajian Cerita Fiksi. Sebelas Maret University Press.

Kalpan D., 2002. Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Lexy J. Moleong , 2011. Metode Penelitian Kualitataif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Luxemburg, Jan van,dkk. 1992. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia

Melani Budianta, dkk. 2002. Membaca Sastra, Magelang: Indonesiatera.

Nyoman Kutha Ratna. 2004. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra, Yogyakarta: Pustaka Belajar

Ratna, M.K., 2007. Sastra dan Cultural Studies: Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

---------------, 2011. Estetika Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Teeuw, A. 2003. Sastera dan Ilmu Sastera Jakarta: Pustaka Jaya

Teeuw, A. 1983. Membaca dan Menilai Sastra, Jakarta: Gramedia

Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra, Padang: Pustaka Jaya.

Sujarwa. 2011. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar: Manusia dan Fenomena Sosial Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sudikan Setya Yuwana, 2013. Kearifan Budaya Lokal. Sidoarjo: Damar Ilmu

Selden,Raman.1991. Panduan Pembaca Teori Sastra. Gadjah Mada University Press

Wellek, Rene & Austin Warren. 1989. Teori Kesustraan, Jakarta: Gramedia


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal KATA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

PUBLISHED BY KOPERTIS WILAYAH X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera, Indonesia
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E ISSN 2502-0706                                                     


View My Stats