Rekonstruksionisme: Metode Komunikatif Dalam Pemerolehan Dan Pembelajaran Bahasa Untuk Mengembangkan Kemampuan Berbahasa



Isah Cahyani, Daris Hadianto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena berbahasa Indonesia pada peserta didik, bagaimana pandangan rekonstruksionisme dan peran metode komunikatif dalam mengembangkan kemampuan berbahasa pada peserta didik. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dilakukan dengan teknik. Adapun hasil dari penelitian ini, yaitu peserta didik masih kesulitan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada situasi formal. Hal ini tidak terlepas dari pemerolehan dan pembelajaran bahasa yang diperoleh peserta didik sebelumnya. Dengan berpijak pada teori rekonstruksionisme dan metode komunikatif, peserta didik dapat memperoleh dan menggunakan suatu bahasa dengan baik jika bahasa itu sering digunakan atau bersifat komunikatif. Hal ini mengimplikasikasikan bahwa seseorang dapat membangun kemampuan berbahasa dari pengalaman-pengalaman yang diperolehnya, artinya peserta didik harus sering mengalami atau menggunakan bahasa tersebut. Adapun peran dari metode komunikatif itu sendiri, yaitu meningkatkan atau mengembangkan kemampuan berbahasa peserta didik. Peran sekolah dan guru adalah mendorong anak untuk menggunakan bahasa-bahasa tersebut dengan mencipatakan situasi-situasi tertentu (situasi komunikatif) agar kemampuan berbahasa peserta didik berkembang dengan baik, baik itu berbahasa Indonesia maupun berbahasa Asing.

This study aims to find out the phenomenon of Indonesian language in learners, how the views of reconstructionism and the role of communicative methods in developing language skills in learners. The research method that I use is qualitative research method. Descriptive qualitative research method is done by technique. The results of this study, namely learners are still difficult to use the Indonesian language is good and true in the formal situation. This can not be separated from the acquisition and learning of language obtained by previous learners. Based on the theory of reconstructionism and communicative methods, learners can acquire and use a language well if the language is often used or communicative. This implies that a person can build the language skills of the experiences he / she obtains, meaning that learners should often experience or use the language. The role of the communicative method itself, which is to improve or develop the language skills of learners. The role of schools and teachers is to encourage children to use these languages by creating specific situations (communicative situations) so that the language skills of learners develop well, be it Indonesian-speaking or foreign languages. 


Keywords


Reconstructionist View; Communicative Method; Language Acquisition; Learning

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


Alkemper, J., & Voorhees, P. W. (2001). Quantitative serial sectioning analysis. Journal of Microscopy, 201(3), 388–394.

Block, D. (2010). Globalization and Language Teaching. In The Handbook of Language and Globalization (pp. 287–304).

Chariri, A. (2009). Landasan Filsafat dan Metode Penelitian Kualitatif. Workshop Metodologi Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif, 1–27.

Ellis, R. (2005). Principles of instructed language learning. System, 33(2), 209–224.

Fan, R. (2005). A reconstructionist confucian account of environmentalism: Toward a human sagely dominion over nature. Journal of Chinese Philosophy, 32(1), 105–123.

Guide, T. B. (2006). Philosophy of Language. Philosophy of Science (Vol. 19).

Hornberger, N. H., & McKay, S. L. (2010). Sociolinguistics and Language Education. Encyclopedia of language and education Volume 4 Second and foreign language education (Vol. 4).

Irvine, J. T., & Gal, S. (2000). Language Ideology and Linguistic Differentiation. Regimes of Language: Ideologies, Polities and Identities, (1979), 35–84.

Kothari, C., Kumar, R., & Uusitalo, O. (2014). Research Methodology. New Age International.

Kukulska-Hulme, A. (2012). Mobile-Assisted Language Learning. In The Encyclopedia of Applied Linguistics.

Lewandowski, C. M., Co-investigator, N., & Lewandowski, C. M. (2015). Reconstructionist Confucianism. The effects of brief mindfulness intervention on acute pain experience: An examination of individual difference (Vol. 1).

Mezirow, J. (1978). Perspective Transformation. Adult Education, 28(2), 100–110.

Nuessel, F. (2008). Language and Ethnicity. Language Problems & Language Planning, 32, 208–210.

Pfister, L. F. (2014). Rethinking Reconstructionist Confucianism’s Rethinking. Dao.

Shaner, N. C., Steinbach, P. A., & Tsien, R. Y. (2005). PERSPECTIVE. Nature Methods, 2(12), 905–909.

Spolsky, B. (2004). Language Policy. Language Policy, 5(1989), 2152–2164.

Thomason, S. G. (2007). Language Contact and Deliberate Change. Journal of Language Contact, 1(1), 41–62.

Ukpokodu, O. N. (2003). The Challenges of Teaching a Social Studies Methods Course from a Transformative and Social Reconstructionist Framework. The Social Studies, 94(2), 75–80.

Woolard, K. A., & Schieffelin, B. B. (1994). Language Ideology. Annual Review of Anthropology, 23(1), 55–82.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Isah Cahyani, Daris Hadianto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published By Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera, Indonesia
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E ISSN 2502-0706                                                     


View My Stats