Pengalaman Menjalani Hemodialisa Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis



Lisavina Juwita(1*), Imelda Rahmayunia Kartika(2)

(1) STIKes Fort De Kock
(2) STIKes Fort De Kock
(*) Corresponding Author

Abstract


The number of patients undergoing hemodialysis regularly increases every year. In 2013 as many as 670 thousand people underwent routine HD while 2014 increased to 703 thousand people. Patients who undergo routine HD as much as 25% of HD patients stop doing hemodialysis without information. This study aim to explore the experience of patients who undergo hemodialysis in order to continue to routinely perform hemodialysis. The number of participants in data collection by interviewing as many as 6 people. Taking participants in this study begins with purposive sampling. The results of the study found 4 research themes, namely (1) experiences during HD, (2) obstacles during HD, (3) motivation and (4) expectations. Patients undergoing hemodialysis have several experiences that are different from the condition before illness. Patients also get obstacles during HD but this can be minimized by the motivation of the patientin order to stay healthy. The hope of patients, especially to families, is to be able to always accompany and provide support during HD. Hopefully this study can be a reference especially for people with CRF and families to increase motivation support for people who undergoing hemodialysis so that they can achieve a good quality of life.

Indonesia Renal Registrasi menyebutkan jumlah penderita yang menjalani hemodialisa secara rutin meningkat tiap tahun. Tahun 2013 sebanyak 670 ribu orang menjalani HD rutin sedangkan 2014 meningkat menjadi 703 ribu orang. Dari penderita GGK yang menjalani HD rutin sebanyak 25% pasien HD berhenti melakukan hemodialisa tanpa keterangan. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman penderita GGK yang menjalani hemodialisa agar dapat terus rutin melakukan hemodialisa. Jumlah partisipan dalam pengumpulan data dengan wawancara sebanyak 6 orang. Pengambilan partisipan dalam penelitian ini diawali dengan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit Achmad Moechtar Bukittinggi pada bulan Mei sampai bulan Agustus 2018. Hasil penelitian didapatkan 4 tema penelitian yaitu (1) pengalaman selama HD, (2) hambatan selama HD, (3) motivasi dan (4) harapan pasien HD. Pasien yang menjalani hemodialisa mempunyai beberapa pengalaman yang berbeda dari keadaan sebelum sakit. Pasien juga mendapat hambatan selama HD tetapi ini dapat diminimalkan dengan adanya motivasi dari keluarga dan diri sendiri yang memiliki keinginan untuk tetap sehat. Harapan pasien terutama kepada keluarga adalah untuk dapat selalu mendampingi dan memberikan dukungan selama HD. Semoga hasil penelitian ini dapat menjadi referensi khususnya bagi penderita GGK dan keluarga agar meningkatkan motivasi,dukungan bagi penderita GGK dalam menjalani hemodialisa sehingga dapat mencapai kualitas hidup yang baik.


Keywords


Chronic Kidney Deasease; Hemodialisa; The quality of Life

Full Text:

PDF

References


Afiyanti, Y & Rachmawati, I. (2014). Metode penelitian kualitatif dalam riset keperawatan. Jakarta: Rajawali Pers

Aisara, S., Azmi, S., & Yanni, M. (2015). Artikel Penelitian Gambaran Klinis Penderita Penyakit Ginjal Kronik yang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(1), 42–50.

Alharbi, K., & Enrione, E. B. (2012). Malnutrition is Prevalent among Hemodialysis Patients in Jeddah, Saudi Arabia. Saudi Journal of Kidney Diseases and Transplantation, 23(3), 598–608.

Fahmi, F. Y., & Hidayati, T. (2016). Gambaran Self Care Status Cairan Pada Pasien Hemodialisa (Literatur Review). Jurnal Care, 4(2), 53–63.

IRR. (2014). Program Indonesian Renal Registry.

Kamaluddin, R., & Rahayu, E. (2009). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Asupan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jurnal Keperawatan Soedirman, 4(1), 26–31. https://doi.org/10.20884/1.jks.2009.4.3.240

Kartika, I. R., & Juwita, L. (2018). Quality of Life on Chronic Renal Patients Who Running Hemodialysis: A Descriptive Study. Jurnal INJEC, 3(1), 22–27.

Mailani, F., & Andriani, R. F. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Endurance, 2(3), 416–423.

Moleong, L. J. P. D. M. A. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). In PT. Remaja Rosda Karya. https://doi.org/10.1039/b709107a

Rosiah, Chasani, S., & Hidayati, W. (2017). Studi fenomenologi: pengalaman aktivitas fisik klien yang menjalani hemodialisis. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 3(1), 1–8.

Smeltzer, et al. (2014). BRUNNER & SUDDARTH’S TEXTBOOK of Medical- Surgical Nursing. Lippincott Williams & Wilkins. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Sugiyono. (2010). Metode penelitian kuantitatif kualitatif & RND. Bandung: Alfabeta.

Sullivan, D McCarthy, G. (2009). Exploring the symptom of fatigue in patient with end stage renal disease. Nephrology Nursing Journal. 36, 38-40

Suwitra, K. (2006). Penyakit Ginjal Kronik. Dalam: Sudoyo, A.W., Setiyohadi, B., Alwi, I., Marcellus, S.K., Setiati, S., Edisi keempat. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, 570-573.

Tallis, K. (2005). How to Improve The Quality of Life in Patients Living with End Stage Renal Failure. Renal Society of Australia Journal. Vol. 1. No 1.

Thomas, N. 2003. Renal Nursing. 2 th edition. Philadelphia:Elsevier Science

WHO. (1993). Quality of Life-BREF.diunduh pada 12 November 2012 dari http://www.who.int/substance_abuse/research_tools/whoqolbref/en

WHO. (2013). Adherence to long - term therapies; evidence for action. Diunduh pada tanggal 11 November 2018.




Copyright (c) 2019 Lisavina Juwita, Imelda R Kartika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521