Kepemilikan Jaminan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Jetis 1 Bantul, Yogyakarta



Aprianus Umbu Zogara(1*)

(1) Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Jl. Kelud Utara III Semarang 50237. Telp. 024-8440516, 024-8449017. Fax. 024-8449969
(*) Corresponding Author

Abstract


Quality of service is an important thing that must be considered by every facility of health services in providing service to patients. Quality of service is closely linked with comprehensive and systematic services to provide excellent service without distinguishing any patients either public or health-care users. The purpose of this study to determine the relationship between the ownership of health insurance with patient satisfaction in Puskesmas Jetis 1 Bantul, Yogyakarta. This research is a quantitative research with cross- sectional design. Samples in this study were patients who came to visit or seek treatment and enrolled in Puskesmas Jetis 1 Bantul as many as 97 people taken by accidental sampling technique. Data were analyzed using chi-square analysis. The results showed most of the respondents who have collateral such as Askes, JKN, Jamkesda, and Jamkesmas (67%) were satisfied with the services provided. The result of chi-square correlation test shows that there is correlation between assurance ownership and patients satisfaction at Puskesmas Jetis 1 Bantul, Yogyakarta which is shown by Sig value. of 0.00 (Sig <0.05). This study can be concluded that there is a significant relationship between guarantee ownership and patient satisfaction with the majority of patients who have more satisfied health insurance.


Kualitas pelayanan merupakan suatu hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan terhadap pasien.Kualitas pelayanan berhubungan erat dengan pelayanan yang komprehensif dan sistematis untuk memberikan pelayan yang prima tanpa membedakan setiap pasien baik umum maupun pengguna jaminan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kepemilikan jaminan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Jetis 1 Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang datang berkunjung atau berobat dan terdaftar di Puskesmas Jetis 1 Bantul sebanyak 97 orang yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling.Data dianalisis menggunakan analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang memiliki jaminan seperti Askes, JKN, Jamkesda, dan Jamkesmas (67%) merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Hasil uji korelasi chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara kepemilikan jaminan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Jetis 1 Bantul, Yogyakarta yang ditunjukkan dengan nilai Sig. sebesar 0,00 (Sig < 0,05). Penelitian ini dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepemilikan jaminan dengan kepuasan pasien dengan mayoritas pasien yang memiliki jaminan kesehatan yang lebih merasa puas.


Keywords


Warranty ownership; Patients satisfaction; JKN

Full Text:

PDF

References


Abdilah, A. D. dan M. R. (2014). Hubungan karakteristik pasien dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Kesehatan Kartika Stikes A. Yani 56, 56–66.

Agritubella, S. M. (2018). Kenyamanan Dan Kepuasan Pasien Dalam Proses Interaksi Pelayanan Keperawatan Di Rsud Petala Bumi. Jurnal Endurance, 3(1), 42. https://doi.org/10.22216/jen.v3i1.2040.

Alamri, A. M., Rumayar, A. A., & Kolibu, F. K. (2015). Hubungan Antara Mutu Pelayanan Perawat dan Tingkat Pendidikan dengan Kepuasan Pasien Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam (RSI) Sitti Maryam Kota Manado. PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi Unsrat, 4(4), 241–251. https://doi.org/ISSN 2302 - 2493.

Andriani, A.-. (2017). Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Diruangan Poli Umum Puskesmas Bukittinggi. Jurnal Endurance, 2(1), 45. https://doi.org/10.22216/jen.v2i1.461.

Budiman, Suhat, N. H. (2010). Hubungan Status Demografi Dengan Kepuasanmasyarakat Tentang Pelayanan Jamkesmasdi Wilayah Puskesmas Tanjungsari Kabupaten Bogortahun 2010. 17. Retrieved from http://skripsi.unila.ac.id

Christasani, P. D., & Satibi, S. (2017). Kajian Faktor Demografi Terhadap Kepuasan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Journal of Pharmaceutical Sciences and Community, 13(1), 28–34. https://doi.org/10.24071/jpsc.131127.

Gaghana, V. F., Siagian, I. E. T., Palandeng, H. M. F., & Tyrsa Monintja. (2014). Tingkat Kepuasan Pasien Universal Coverage Terhadap Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tuminting Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Tropik, 2(1), 21–28.

Gerson, R.F. (2002). Mengukur Kepuasan Pelanggan: Panduan Menciptakan Pelayanan Bermutu. Jakarta: Penerbit PPM.

Hasan, Ali. (2008). Marketing. Yogyakarta: Media Utama.

Hidayati, A. N., Suryawati, C., & Sriatmi, A. (2014). Analisis Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Kepuasan Pelayanan Rawat Jalan Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal), 2(1), 9–14. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/6367/6146

Kemenkes. (2004). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 131 Tahun 2004 Tentang Sistem Kesehatan Nasional.

Mailani, F. (2013). Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat. Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Surakarta, 2(June), 1–13.

Nugraheni Gesnita, Putri, Setiawan, I. N. W. (2016). Nugraheni.pdf (pp. 198–204). pp. 198–204.

Permenkes. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. 561–565.

Prakoso, S. B. (2015). Efektivitas Pelayanan Kesehatan Bpjs Di Puskesmas Kecamatan Batang. Economics Development Analysis Journal, 4(1), 73–81. https://doi.org/10.15294/EDAJ.V4I1.14805.

Prastiwi, E. N., & Ayubi, D. (2016). Association Between Out of Pocket Patient’s Satisfaction and Repurchase Intention at Wisma Jaya’s Community Health Centre, Municipality of Bekasi, 2007. Makara Journal of Health Research, 12(1), 42–46. https://doi.org/10.7454/msk.v12i1.288.

Rangkuti, Freddy. (2006). Measuring Customer Satisfaction. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Rumengan, D. S. S., Umboh, J. M. L., & Kandou, G. D. (2015). Factors Associated with Health Care Utilization Health On BPJS Participants in PHC Paniki Mapanget Down District of Manado. Jikmu, 5(1), 88–100. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2014.11.019.

Shalahudin, M. I. (2011). Metode Analisa Pengukuran Kepuasan Pasien Rawat Jalan ( Pelanggan ) di Puskesmas XYZ.

Siti Munawaroh. (2011). Analisis Hubungan Karakteristik dan Kepuasan Pasien Dengan Loyalitas Pasien di RSUA Dr. Sutomo Ponorogo. Skripsi, 1–10.

Siyoto, S., & Mareta Dewi Ariyanti. (2016). Analisis Loyalitas Berdasarkan Tingkat Kepuasan Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Non Penerima Bantuan Iuran Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Ngletih Kota Kediri. The Indonesian Journal of Health Science, 6(2), 205–217.

Stefan, M. M. (2014). Mahasiswa STIK Sint Carolus Jakarta Dosen Tetap STIK Sint Carolus Jakarta 3 Dosen Tidak Tetap STIK Sint Carolus Jakarta. 1–17.

Sunarto. (2008). Analisis Tingkat Kepuasan dan Harapan Pasien Terhadap Pelayanan Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah Propinsi DIY (pp. 28–35). pp. 28–35.

Supranto, J. (2006). Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan Pangsa Pasar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Zainafree, I., & Respati, S. A. (2014). Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Tingkat Kepuasan. Visikes Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 1–6.




Copyright (c) 2019 Aprianus Umbu Zogara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521