Gambaran Penggunaan Gentamisin Pasien Pediatri di Bangsal Anak Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu



Setya Enti Rikomah(1*), Nerry Andriyani(2), Mersi Yuniarti(3)

(1) Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu
(2) Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu
(3) Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu
(*) Corresponding Author

Abstract


Gentamicin is one of the 10 most widely used drugs in pediatric patients. Gentamicin is an antibiotic class of aminoglycosides used in severe infections caused by aerobic negative bacteria, especially bactericidal activity against pseudomonas aeroginosa and enterobacter species. The purpose of this study was to find out the percentage characteristics of patients receiving gentamicin drugs based on sex, disease diagnosis, route of administration, and age. This study is an observational study to determine the use of gentamicin in pediatrics. This research is a descriptive study, with a purposive sampling approach by retrospectively retrieving data based on medical records and primary data from direct interviews with patients and families of patients using gentamicin drugs in the pediatric ward of Bengkulu III TK Bhayangkara Hospital. This study connects the independent variables, namely the level of use of gentamicin drugs in pediatrics and dependent variables which include the patient's gender, route of administration of drugs, dosage, dosage form, age, and diagnosis of the disease. The measurement results in this study were in the form of a percentage (%). The results of the study on the use of gentamicin in the respondents found as many as 30 respondents with the highest age characteristics namely male sex 66.67% and women 33.33% with the diagnosis of the most diseases GEA (Gastrointestinal) 43.34%, the highest drug delivery route is injection 86.67%, with the highest patient age, ie Babies (1 Month-1 Yr) 43.34%.


Gentamisin termasuk 10 besar obat yang paling banyak digunakan pada pasien anak. Gentamisin merupakan antibiotika golongan aminoglikosida yang digunakan pada infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri negatif aerob terutama aktivitas bakterisidal terhadap pseudomonas aeroginosa dan spesies enterobacter. Tujuan dari penelitian ini mengetahui persentase karakteristik jumlah pasien yang mendapat obat gentamisin berdasarkan jenis kelamin, diagnosa penyakit, rute pemberian obat, dan umur. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional untuk mengetahui penggunaan gentamisin pada pediatri. Penelitian ini  merupakan penelitian deskriptif, dengan pendekatan secara purposive sampling dengan melakukan pengambilan data secara retrospektif yang didasarkan dari rekam medik  dan data primer dari wawancara langsung ke pasien maupun keluarga pasien yang menggunakan obat gentamisin di bangsal anak Rumah Sakit Bhayangkara TK III Polda Bengkulu. Penelitian ini menghubungkan variabel independent yaitu tingkat penggunaan obat gentamisin pada pediatri dan variabel dependent yaitu meliputi jenis kelamin pasien, rute pemberian obat, dosis, bentuk sediaan, umur, dan diagnosa penyakit. Hasil  ukur dalam  penelitian ini berupa persentase (%). Hasil penelitian tentang penggunaan gentamisin pada responden didapatkan  sebanyak 30 responden dengan karakteristik umur tertinggi yaitu jenis kelamin laki-laki 66,67% dan perempuan 33.33% dengan diagnosa penyakit yang paling banyak GEA (Gastrointestinal) 43,34 %, rute pemberian obat tertinggi yaitu injeksi 86,67 %, dengan umur pasien yang tertinggi yaitu Bayi (1 Bln-1 Thn) 43,34%.


Keywords


Antibiotics; Gentamicin,; Infection; Pediatric Patients

Full Text:

PDF

References


Anonim. (2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (IV). Jakarta.

Anonim. (2008). Informatorium Obat Nasional Indonesia. Jakarta: Sagung Seto.

Anonim. (2009). Informatorium Obat Nasional Indonesia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Ben Salah, A., Ben Messaoud, N., Guedri, E., Zaatour, A., Ben Alaya, N., Bettaieb, J., … Grogl, M. (2013). Topical Paromomycin with or without Gentamicin for Cutaneous Leishmaniasis. New England Journal of Medicine, 368(6), 524–532. https://doi.org/10.1056/NEJMoa1202657

Djatmiko, M. (2008). Analisis biaya dan gambaran penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid rawat inap di puskesmas tlogosari kulon tahun 2007, 5(2), 35–38.

Endriastuti NE. (2015). Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi ( JMPF ) Journal of Management and Pharmacy Practice.

Gandhi, P. J. (2007). Assessment of Eptifibatide Dosing in Renal Impairment Before and After In-Service Education Provided by Pharmacists. Journal of Managed Care Pharmacy, 13(7), 598–606.

Gondodiputro. (2007). Bahaya Tembakau Dan Bentuk-Bentuk Sediaan Tembakau.

Munar. (2007). Drug Dosing Adjustment in Patients with Chronic Kidney Disease. American Academy of Family Physician, 10(75), 1487–1496.

Musdalifah, D. (2018). PNEUMONIA PADA BALITA DI RSUD KABUPATEN, 3(1), 1–11.

Notoatmodjo, S. (1993). Metodelogi Penelitian Kesehatan,. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan,. Jakarta: Rineka Cipta.

Pingkan C, dkk. (2014). PENGOBATAN PNEUMONIA ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RSUP PROF . DR . R . D . KANDOU MANADO, 3(3), 247–254.

Rivai MA, D. (2011). No Title, 8(1), 13–24.

Tomlinson, R. J., Ronghe, M., Goodbourne, C., Price, C., Lilleyman, J. S., Das, S., & Saha, V. (1999). Once daily ceftriaxone and gentamicin for the treatment of febrile neutropenia, 212, 125–131.




Copyright (c) 2019 Setya Enti Rikomah, Nerry Andriyani, Mersi Yuniarti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521