FAKTOR RISIKO UTAMA MATERNAL PENYEBAB ABORTUS DI PUSKESMAS KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM



Lydia Mardison Putri

Abstract


The purpose of this study to determine the main factors abortion in area of Agam Regency with 119 pregnant mothers in 2016 by using cross sectional approach and logistic binary regression test analysis. The results found that 14.3% of mothers encountered abortion. There were six variables that had significant relationship to major risk factors; mother’s education level (OR 6.161), mother’s occupation (OR 8,000), family economic status (OR 0.138), mother’s psychology (OR 5,497), husband’s role (OR 0, 95) and Ante Natal Care (ANC) quality (OR 10,714). Meanwhile mother’s age and parity were considered insignificant. The result of logistic regression test found that ANC quality p = 0,021, 95% CI, Exp B 6.871 was the major risk factor of abortion and the confounding factors were mother’s education level, family economic status and husband role due to change of OR> 10% in Agam regency in 2016. Concultion is the implementation quality of ANC can decrease abortion. Researcher expects that the Head of Health Department  do coaching health workers to improve the quality of integrated ANC.



Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor utama abortus di wilayah kabupaten Agam kepada 119  ibu hamil tahun 2016 dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan analisis uji regresi logistic binary. Hasil penelitian ditemukan 14,3% ibu mengalami abortus, variabel tingkat pendidikan ibu (OR 6.161), pekerjaan ibu (OR 8.000), status ekonomi keluarga ibu (OR 0.138), kondisi psikologis ibu (OR 5,497), peran suami (OR 0,95) dan kualitas Ante Natal Care (ANC) (OR 10,714)terdapat hubungan yang bermakna sebagai faktor risiko abortus. Dan variabelusia ibu, paritas tidak menjadi faktor risiko penyebab abortus. Hasil uji regersi logistic ditemukan kualitas ANC p=0,021, CI 95%, Exp B 6.871 adalah faktor risiko utama abortus dan variabel tingkat pendidikan ibu, status ekonomi keluarga dan peran suami menjadi faktor confounding karena perubahan OR> 10% di Kecamatan IV Koto tahun 2016. Kesimpulan  pelaksanaan ANC berkualitas dapat menurunkan kejadian abortus, Harapan peneliti kepada dinas kesehatan untuk melakukan pembinaan sumber daya kesehatan untuk meningkatkankan kualitas ANC terpadu.


Keywords


Major risk factors of abortion

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


Bethsaida J. 2013.Pendidikan Psikologi Untuk Bidan. Rapha Publising.Yogyakarta

Bkkbn.2006. Peran Suami Dalam Kb Dan Kesehatan Reproduksi. Surabaya. Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Propinsi Jawa Timur.

Boyles.S.2013. Life Event Stress And The Assosiation With Pontaneous Abortion In Gravid Women At An Urban Emergency Departement. Health Psychol 2000 Nov;19(6):510-4(Diunduh 11 Februari 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink Https://Www.Ncbi.Nlm.Nih.Gov/Pmc/Articles/Pmc2582116/

Bps , 2013, 14 Kriteria Keluarga Miskin Di Indonesia. Jakarta.

Chemir, F., Alemseged, F., & Workneh, D. (2014). Satisfaction With Focused Antenatal Care Service And Associated Factors Among Pregnant Women Attending Focused Antenatal Care At Health Centers In Jimma Town , Jimma Zone , South West Ethiopia ; A Facility Based Cross-Sectional Study Triangulated With Qualitative Study, 1–8.

Cunningham.Fg.Dan Leveno, 2009. Obstetri William Panduang Ringkas.Egc. Jakarta

Dinas Kesehatan Kabupaten Agam. 2014. Profil Kesehatan Kabupaten Agam. Lubuk Basung

Elvira, 2013.Hubungan Umur Ibu Hamil Dengan Kejadian Abortus Di Rsud Rokan Hulujurnal Maternity And Neonatal Vol 1 No 2 2013 (Diunduh 29 Februari 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink E-Journal.Upp.Ac.Id/Index.Php/Akbd/Article/View/146/149

Fransadewo.2012. Kejadian Keguguran Dan Kehamilan Tidak Di Inginkan Di Indonesia. Jakarta (Diunduh 13 Februari 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink Http://Ejournal.Litbang.Depkes.Go.Id/Index.Php/Hsr/Article/View/2992

Hassanzadeh-Nazarabadi, M., Shekouhi, S., & Seif, N. (2012). The Incidence Of Spontaneous Abortion In Mothers With Blood Group O Compared With Other Blood Types. Ijmcmed, 1(2), 99–104 Kw Spontaneous Abortion Kw Abo Blood Group. Retrieved From Http://Www.Ijmcmed.Org/Browse.Php?A_Code=A-10-62-2&Slc_Lang=En&Sid=1

Kusniati. 2007. Hubungan Beberapa Factor Ibu Dengan Kejadian Abortus Spontan Di Rumah Sakit Asayang Ibu Dan Anak. Kabupaten Banyumas. Undergraduate Thesis, Diponegoro University. Semarang (Diunduh 11 Februari 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink L: Http://Www.Fkm.Undip.Ac.Id

Latifah.2012. Hubungan Frekuensi Kunjungan Ante Natal Care Dengan Kejadian Kematian Neonatal.. Tesis Universitas Indonesia.Jakarta (Diunduh 30 Agustus 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink

Manuaba. 2008. Ilmu Kebidanan, Kandungan Dan Kb. Jakarta : Egc

Maulana. 2009. Promosi Kesehatan. Egc.Jakarta

Maemunah, S., Hasifah, & Suryani, S. (2013). Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Abortus Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Siti Fatimah Makasar. Jurnal Stikes Makasasr, 2(5), 55–61.

Misroh.2012 Hubungan Beban Kerja Dengan Kejadian Abortus Spontan Pada Perempuan Yang Bekerja Di Sentra Pertanian Di Kabupaten Lombok Timur Elektronik Thesis Dan Disertasi. Univertas Gajah Mada. Yogyakarta.(Diunduh 27 Desember 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlinkhttp://Www.Etd.Ugm.Ac.Id

Noordiati.2014. Hubungan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Abortus Spontan Di Rsud Palangkaraya.Jurnal Forum Kesehatan.Www.Poltekkes-Palangkaraya.Ac.Id

N.R. Silitonga, R.M.Lubis, A. (2013). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Perawatan Kehamilan Pada Ibu Hamil Yang Mengalami Abortus Spontan Di Klinik Bidan Nerli Desa Sampe Raya Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.

Prawiroharjo.S.2008. Ilmu Kebidanan Edisi Iv. Bina Pustaka.Jakarta

Retno Restuargo. 2008. Hubungan Antara Status Pekerjaan Ibu Dengan Kejadian Abortus Di Desa Jatijajar Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang. Karya Tulis Ilmiah Stikes Ngudi Waluyo. Perpustakaan Ngudi Waluyo Ungaran. (Diunduh 27 Desember 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink Www.Perpusnwu.Web.Id/Karyailmiah/Shared/Biblio_Search_Related.Php?

Ri, K. (2014). Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Menyelenggarakan Pelayanan Kontrasepsi, Serta Pelayanan Kesehatan Seksual.

Sistriani.C. 2010.Faktor Maternal Dan Kualitas Pelayanan Ante Natal Care Terhadap Risiko Kehamilan. Universitas Diponegoro. Semarang (Diunduh 11 Februari 2015) Tersedia Dari Url: Digilib.Esaunggul.Ac.Id/Public/Ueu-Undergraduate-5220

Tyagita.2011. Hubungan Faktor Maternal Dengan Kejadian Abortus Inkomplit Di Rsud Tugurejo. Universitas Muhammadiyah. Semarang. (Diunduh 30 Agustus 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink Http://Digilib.Unimus.Ac.Id/Files/Disk1/142/Jtptunimus-Gdl-Tyagitakhr-7082-1-4.Abstr-K.Pdf

Wahyuni.2011. Faktor Risiko Penyebab Abortus Di Sungai Sikakap Kalimantan Barat.Perpustakaan Universitas Indonesia >> Ui - Skripsi (Open) (Diunduh 7 Oktober 2015) Tersedia Dari Url: Hyperlink Http://Lib.Ui.Ac.Id/Opac/Themes/Libri2/Detail.Jsp?Id=20315164&Lokasi=Lokal

Who, 2015.Pbb Di Indonesia. Jakarta

Yuni Kusmiyati. 2010. Perawatan Ibu Hamil. Fitramaya. Yogyakarta




Copyright (c) 2018 Lydia Mardison Putri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521