HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PNEUMONIA BALITA DI PUSKESMAS UMBAN SARI PEKANBARU TAHUN 2016



Nelfi Sarlis Piliang, Mutya Filda

Abstract


According to the health ministry Indonesia, pneumonia is an cause death to two infants after diarrhea. Pneumonia is an acute infection of the respiratory system that has symptoms cough, fever and shortness of breath. This research aims to determine the relationship of nutritional status with the incidence of pneumonia in toddlers in health center Umban Sari Pekanbaru year 2016. This type  of research is quantitative  with correlation analysis. Research design cross sectional. Population in this research is population of all under five working  area  of  Puskesmas Umban Sari Pekanbaru year 2016 in November to December. Sampling technique sampel use Simple Random Sampling with the number of samples 187 people. It is hoped that this research can beused as input for health workers, especially midwives in improving health service for children, by way of providing education to mothers who have children under five about the provision of nutritional in take to their children and identification risk factor that occur when a poorly metabolized intake leads to infection.

 

Menurut Kementerian Kesehatan, pneumonia merupakan penyebab kematian kedua balita setelah diare. Pneumonia merupakan infeksi akut pada sistem pernafasan yang mempunyai gejala batuk, demam dan sesak nafas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Umban Sari Pekanbaru Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisis korelasi. Desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah populasi seluruh balita di wilayah Kerja Puskesmas Umban Sari Pekanbaru Tahun 2016 pada bulan November sampai Desember. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 187 orang. Adapun hasil bivariat dari uji Chi-square menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan masukkan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi balita.


Keywords


Nutritional status; Pneumonia; Toddler

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


Adriani, Dkk. (2014). http:// www. Journal Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita.

Anwar, Dkk. (2014). Http://www Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol.8. No.8.

Budi, Dkk. (2010). Http://www Jurnal Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Pneumonia.

Desmawati. (2016). Http://www, Journal Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Pada Balita.

Dinkes RI. (2015) Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes

Kementerian Kesehatan, RI. (2010). Http:// www. Standar Antopometri Penilaian Status Gizi Anak.

Kesmas UI. (2009). Gizi Dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Charisma Putra Utama Offset.

Laura E, Dkk. (2004). Undernutrition as an underlting cause of child deaths associated with diarrhea, pneumonia, malaria, and measles 1’2’3. Jurnal The American Journal of Clinical Nutrition, Volume 8 No. 1

Marimbi. (2010). Http://www Jurnal Kesehatan Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Infeksi Pada Balita.

Maryunani. (2010). Http://www Jurnal Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita.

Notoadmojo. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Pt Rineka Cipta.

Paynter, Dkk (2013). Poor Growth and Pneumonia Seasonality in the Philippines: Cohort and Time Series Studies. Jurnal ProQuest, Francisco Vol. 8, Iss 6

Prabu. (2009). Http//www. Jurnal Kesehatan Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Pneumonia.

Rusepno. (2008). Http//www. Jurnal Kesehatan Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Pneumonia.






Copyright (c) 2018 Nelfi Sarlis Piliang, Mutya Filda

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Kopertis Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521