ANALISIS PENGOLAHAN SAMPAH REDUCE, REUSE, DAN RECYCLE (3R) PADA MASYARAKAT DI KOTA PAYAKUMBUH



Dina Ediana, Fitria Fatma, Yuniliza Yuniliza

Abstract


The problem of urban garbage has become a problem of the City Government. Based on the Periodic Report of 2014, the volume of garbage transported in Payakumbuh is 193-206 m3 per day or 5,750-5,833 m3 per month, and increased by 235-261 m3 per day or 6,210-6840 m3 per month in 2015. Payakumbuh Government issued Local Regulation Number 4 Year 2014 on garbage management, referring to the Law of the Republic of Indonesia number 18 of 2008. Regional Regulation contains about garbage management by using 3 R method (Reduce, Reuse, Recycle). Implementation of 3 R method involving community participation as garbage producer. The purposeof this research was to analyze community behavior of garbage processing 3R in Payakumbuh. Quantitative method was used in this research, is descriptive analytics with cross sectional design. Results and discussion, univariate analysis known to the respondents who work as much as 54 (56.2%), high knowledge of respondents more 71 (73%), more positive respondents 52 (54.17%), respondents who do processing garbage 3R higher 52 (54,17%). The result of bivariate analysis is known that there is relationship of attitude (p = 0,028) to 3R garbage processing. There is no relationship of job status (p = 0,122), knowledge (p = 0,36) to 3R garbage treatment. The existence of attitude relation on 3R garbage processing. It is hoped empowerment program will be improved, so that the community will be participate on 3 R garbage processing. (Reduse, Reuse, Recycle).

 

Masalah persampahan perkotaan sudah menjadi masalah Pemerintah Kota. Berdasarkan Laporan Periodik perbulan tahun 2014, volume sampah diangkut di Kota Payakumbuh sebesar 193-206 m3 perhari atau 5.750-5.833 m3 perbulan, dan meningkat sebesar 235-261 m3 perhari atau 6.210-6840 m3 perbulan pada tahun 2015. Pemerintah Payakumbuh menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2014 tentang  pengelolaan sampah, mengacu  pada Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 Tahun 2008. Peraturan Daerah berisi tentang  pengelolaan sampah  masyarakat dengan menggunakan  metode 3 R (Reduce, Reuse, Recycle). Penerapan metode 3 R yang melibatkan peran serta masyarakat sebagai produsen sampah. Tujuan untuk menganalisis perilaku pengolahan sampah 3R Masyarakat di Kota Payakumbuh.Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Hasil dan pembahasan, analisis univariat diketahui responden yang bekerja sebanyak 54  (56,2 %), tingkat pengetahuan responden yang tinggi lebih banyak 71 (73%), sikap responden yang positif lebih banyak 52 (54,17%), responden yang melakukan pengolahan sampah 3R lebih  tinggi 52 (54,17%). Hasil analisis bivariat diketahui ada hubungan sikap (p=0,028) terhadap pegolahan sampah 3R. Tidak ada hubungan status pekerjaan (p=0,122), pengetahuan (p=0,36) terhadap pengolahan sampah 3R.  Adanya hubungan sikap terhadap pengolahan sampah 3R.Diharapkan program pemberdayaan lebih ditingkatkan, agar  terbina kelompok masyarakat dalam melakukan pengolahan sampah 3 R.(Reduse, Reuse, Recycle).


Keywords


Waste; Reduce; Reuse; Recycle; Society

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


Alexs, 2000. Sukses Mengolah Sampah Organik menjadi Pupuk Organik. Pustaka Baru Press. Yogyakarta

Arikunto, Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka cipta. Jakarta.

Bekas, M. B., Dan, M., Tempat, M., Air, P., Keluarga, P., Kelurahan, D. I., & Bulan, P. (2009). Meutia Wardhanie Ganie : Gambaran Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Tentang 3m (Mengubur Barang Bekas, Menutup Dan Menguras Tempat Penampungan Air) Pada Keluarga Di Kelurahan Padang Bulan Tahun 2009, 2009.

Basriyanta, 2011. Memanen Sampah. Kanisius (Anggota IKAPI). Yogyakarta.

Dinas Prasarana Jalan, tata ruang dan pemukiman, 2011. Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup TPA Regional. Payakumbuh.

Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, 2014. Laporan Tahunan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh. Payakumbuh

Dinas Tata Ruang dan Kebersihan, 2014. Laporan Tahunan Dinas tata Ruang Kota Payakumbuh. Payakumbuh

Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, 2000. Pedoman Pengelolaan Limbah Padat. Jakarta.

Faizah, 2008. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis masyarakat. Tesis. Magister Ilmu Lingkungan. Universitas Diponegoro.

Indonesia, U. (2009). domestic waste ), 5–34.

Infect, E. (2002). n = 57), 29(1), 95–96. https://doi.org/10.1093/pubmed/fdl077

Kementrian Pekerjaan Umum, 2011. Perencanaan Pengelolaan Sampah. Bekasi.

Kementrian Lingkungan Hidup, 2013. Pengelolaan Lingkungan. Jakarta.

Kuncoro, S, 2009. Pengelolaan Sampah Terpadu. Kanisius (Anggota IKAPI). Yogyakarta

Lestari, Y dan Azka, N, 2009. Perilaku Pengelolaan Sampah pada Penjual Makanan Jajanan dan Pengunjung Wisata di Pantai Padang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 4 Nomor 2.

Masyarakat, P., Pengelolaan, D., Desa, D. I., Senembah, M., Deliserdang, K., Di, D. A. N., … Utara, U. S. (2008). Perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah di desa medan senembah kabupaten deliserdang dan di kelurahan asam kumbang kota medan tahun 2007.

Maulana, H, 2009. Promosi Kesehatan. Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Notoadmojo, Soekidjo, 2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Rineka Cipta. Jakarta.

Notoadmojo, Soekidjo, 2007. PromosiKesehatan dan Ilmu Perilaku.. Rineka Cipta. Jakarta.

Roberts, R. J., & Chen, M. (2006). Waste incineration — how big is the health risk ? A quantitative method to allow comparison with other health risks, 28(3), 261–266. https://doi.org/10.1093/pubmed/fdl037






Copyright (c) 2018 Dina Ediana, Fitria Fatma, Yuniliza Yuniliza

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Kopertis Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521