HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SABAI NAN ALUIH SICINCIN



Reska Handayani, Eci Oktaviani

Abstract


Elderly as the final stage of the human life cycle, often colored with living conditions that are not in accordance with expectations, so that mental disorders such as depression. The prevalence of depression in the elderly 5-17% in health primer care, 20% the elderly in the comunity, 25% the elderly in the hospital and 40% the elderly in the nursing home.This study aims to determine the Relationship Spirituality With Depression  In The Elderly in Panti Social Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Year 2017. The type of this research is descriptive analytic, with desain cross sectional study. This research has been conducted at Panti Social Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin in September 2016 until June 2017. The population in this study are all elderly who are in Panti Social Tresna werdha sabai nan aluih recorded as many as 110 people, with a sample of 52 people who in Take with the sampling technique by simple  random sampling. The result of univariate analysis showed that respondents had mild depression (63,5%) and bad spirituality (55,8%). While bivariate analysis showed that there was a significant relationship between spirituality with depression and value (p = 0,003). This research concludes that spirituality variables have a significant relationship with depression in the elderly.

 

Lansia sebagai tahap akhir dari siklus kehidupan manusia, sering diwarnai dengan kondisi hidup yang tidak sesuai dengan harapan,sehingga mengalami gangguan mental seperti depresi. Prevalensi depresi pada lanjut usia 5-17% di pelayanan kesehatan primer, 20% lansia berada di komunitas, 25% lansia berada di rumah sakit dan 40% lansia berada di panti jompo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Spiritualitas dengan Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriftif analitik, dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini telah di lakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin pada bulan September 2016 sampai Juni 2017. Populasi dalam penelitian ini semua lansia yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih tercatat sebanyak 110 orang, dengan sampel sebanyak 52 orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling.  Hasil penelitian analisa univariat didapatkan responden yang mengalami depresi ringan (63,5%) dan spiritualitas yang tidak baik (55,8%). Sedangkan analisa bivariat didapatkan hasil ada hubungan yang bermakna antara spiritualitas dengan depresi dengan nilai (p=0,003). disarankan kepada pihak panti untuk meningkatkan kegiatan positif di panti seperti shalat berjamaah, mengikuti wirid, belajar mengaji, mengajak lansia berinteraksi dengan lansia yang lain,  menikmati dan menjaga lingkungan disekitas PSTW tersebut.


Keywords


Elderly; Spirituality; Depression

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


Anderson, E. (2007) . Buku Ajar Keperawatan Komunitas Teori Dan Praktik Edisi 3. Jakarta: EGC.

Arikunto. (2010). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Astuti,v. (2010). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Depresi Lansia Di Posyandu Sejahtera. Kediri: GBI Setia Bhakti Kediri

Azizah. (2011). Keperawatan Lanjut Usia, edisi 1”. Yogyakarta: Graha Ilmu

Faradimah &Musrifa’tul Uliyah. (2015). Keteraturan Sholat Lima Waktu Dengan Tingkat Depresi Pada Lansia. the sun vol. 2(1) http://fik.umsurabaya.ac.id/sites/default/files/artikel%205_1.pdf

Febriana, Emilia. (2016). Hubungan antara Tingkat depresi dengan kualitas tidur lansia di RW 07 kelurahan lubuk buaya wilayah kerja puskesmas lubuk buaya Padang.Skripsi. Padang: Fakultas keperawatan Univeritas Andalas

Fisher, B,B. (2012). Spiritual well being questionnaire: A new intrument for health-related quality of life research. Annals of family medicine, 2,499-503.

Hamid, Achir Yani.(2008). Asuhan Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC

Hamid, Achir Yani(2000). Aspek Spiritual dalam Keperawatan. Jakarta: Widya Medika.

Hawari, Dadang. (2011). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: FKUI.

Hidayat, A. Aziz Alimul Alimul dan Musrifatul Uliyah. (2014). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: Salemba Medika.

Kahasana, Ninda Isfatun. (2015). Hubungan kesejahteraan spiritualitas dengan tingkat depresi lansia di PosyanduNgudi Rahayu Tlogo Tamantirta Kasihan Bantul Yogyakarta. Skripsi. Yogyakrata. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakrata.

Kushariyadi. (2011). Asuhan Keperawatan Klien Lanjut Usia. Jakarta: Salemba Medika.

Keliat, Budi Ana. (20150. Manajemen Kasus Gangguan Jiwa CMHN (Intermediate Course). Jakarta: EGC.

Modley, T. 92012). Factor Analysis of the Spiritual Well-being Questionnaire Using a Sample of South African Adolescents. Department of Psychology, University of the Free State. Religion & Theology 19 (2012) 122–151http://booksandjournals.brillonline.com/docserver/15743012/19/1-2/1023080 7_v19n1_s7.pdfdiakses tanggal 21 November 2016.

Mustiadi. (2014). “Hubungan aktivitas spiritual dengan tingkat depresi pada lanjut usia di unit rehabilitasi social wenning Wardoyo Ungaran kabSemarang.”http://perpusnwu.web.id/karyailmiah/documents/3826.pdf diakses tanggal 19 September 2016.

Nafa, Runingga Andami. (2015). Hubungan Tingkat Religiusitas dengan tingkat depresi lansia beragama islam di panti tresna wherda budi mulia 4 margaguna. Jakarta Selatan.” http://repository.uinjkt.ac.id diakses tanggal 23 September 2016.

Norkasiani dan S. Tamher. (2011). Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Salemba Medika : Jakarta.

Notoadmodjo, Soekidjo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoadmodjo, Soekidjo.(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho, Wahjudi. (2008). Keperawatan Gerontik. Edisi 3. Jakarta: EGC.

Nugroho, Wahjudi. (2015). Keperawatan Gerontik. Edisi 3. Jakarta: EGC.

Padilla. 2013. Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika.

Patricia, Gonzale. (2014). “spiritual well being and depressive simptoms among cancer survivors”.Behavior and community health.doi: 10.1007/s00520-014-2207-02

Pieter, Herri Zan & dkk. (2011). Pengantar Psikopatologi untuk Keperawatan. Jakarta: Kencana.

Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, 2016.

Putri, Nella Elsyah. (2016). Hubungan Kesehatan Spiritual dengan Kejadian Depresi pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin Kabupaten Padang Pariaman.

Soejono. (2010). Ranah Penelitian Keperawatan Gerontik. http://www.ina-ppn.or.id.diakses tanggal 23 November 2016.

Stockslager, Jaime L. dan Liz Schaeffer. (2008). Buku Saku Asuhan Keperawatan Geriatrik. Jakarta: EGC.

Syam, Amir. (2010). Hubungan Antara Kesehatan Spiritual dengan Kesehatan Jiwa pada Lansia Muslim di Sasana Tresna Werdha KBRP. Jakarta Selatan: Tesis UI. http://lontar.ui.id/opacc/themes/libri2/detail.jsp diakses tanggal 19 Oktober 2016.

Syukra, Anita. (2010). Hubungan Antara Religiusitas dengan Kejadian Depresi pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin Kabupaten Padang Pariaman.” Skripsi, Program Strata 1, Universitas Andalas.

Yusuf, AH dan dkk. (2015). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika.


Comments on this article

View all comments


Copyright (c) 2018 Jurnal Endurance

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Kopertis Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521