Hubungan Pemeriksaan Kehamilan K4 dengan Kejadian Kehamilan Resiko Tinggi pada Ibu Hamil Trimester III



Rosmeri Bukit(1*)

(1) Akademi Kebidanan Dharma Husada Pekanbaru
(*) Corresponding Author

Abstract


A high-risk pregnancy is a pathological pregnancy that can affect the general state of the mother and baby. Early detection can be done on antenatal care service is by increasing coverage of antenatal care especially pregnancy examination ≥ 4 times or K4. The purpose of this study is to determine the relationship of pregnancy examination K4 with high risk of third trimester pregnancy at Harapan Raya Pekanbaru Health Center in 2014. The research quantitative type with analytical method, using cross sectional approach. Population of all pregnant women in the third trimester who conducted pregnancy checkup at the Puskesmas Harapan Raya total of 50 people. The sample size was 50 people with Total Sampling and statistical test using Chi square test. The results showed that obtained P value 0.001 where P value ≤ 0.005 Ho in rejection means there is a significant relationship. The conclusion of this study is that there is a relationship between the examination of pregnancy K4 with the incidence of high risk pregnancy trimester III.


Kehamilan resiko tinggi merupakan kehamilan patologi yang dapat mempengaruhi keadaan umum ibu dan bayi. Cara deteksi dini dapat dilakukan pada pelayanan antenatal care yaitu dengan peningkatan cakupan pelayanan antenatal khususnya pemeriksaan kehamilan ≥4 kali atau K4. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemeriksaan kehamilan K4 dengan resiko tinggi kehamilan trimester III di Puskesmas Harapan  Raya Pekanbaru tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik, menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil trimester III yang  melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Harapan Raya  jumlah 50 orang. Jumlah sampel  50 orang   dengan Total Sampling dan uji statistik menggunakan  uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh P value 0,001 dimana P value ≤ 0,005 Ho di tolak artinya ada hubungan yang signifikan. Simpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara pemeriksaan kehamilan K4 dengan  kejadian kehamilan resiko tinggi trimester III.



Keywords


antenatal care K4; High Risk Pregnancy

Full Text:

PDF

References


BPS. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia, 266. https://doi.org/0910383107 [pii]r10.1073/pnas.0910383107

Hastono, S. P., & Sabri, L. (2011). Statistik Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers.

Indriyani, F., Najmah, & Mutahar, R. (2012). Determinan Ibu Dalam Memilih Tenaga Penolong Prsalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Saling Kabupaten Empat Lawang Tahun 2010. Ilmu Kesehatan Masyarakat, 3 (November), Irnawati. (2011). Hubungan Pengetahuan Tentang Kehamilan dengan Kepatuhan Pelaksanaan Antenatal Care Pada Ibu Primigravida. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO.

Kementrian Kesehatan RI. (2013). Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik indonesia. https://doi.org/10.1037/0022-3514.51.6.1173

Prasetyawati, & Eka, A. (2012). Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dalam Milenium Development Goals. Yogyakarta: Nuhamedika.

Riau, D. K. P. (2012). Profil dinkes Provinsi Riau 2012. Profil Dinkes Provinsi Riau.

Simanjuntak, J., Sondakh, J., & , Wagey, F. (2013). Hubungan Jumlah Pemeriksaan Antenatal dengan Hasil Kehamilan dan Persalinandi RSUP Prof. DR. R.D Kandou Manado. Jurnal E-Biomedik (eBM), 1(1), 712–718.

Tamaka, C., Madianung, A., & Sambeka, J. (2013). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Keteraturan Pemeriksaan Antenatal Care Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. Ejournal Keperawatan (E-KP), 1(1).




Copyright (c) 2019 Rosmeri Bukit

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521