Analisis Pelaksanaan Kemitraan Dengan Kunjungan Ibu Balita Ke Posyandu Tahun 2016



Hilda Hidayat

Abstract


Health promotion is very important in anticipating the behavior  to mobilize mothers to Posyandu. Health promotion give partnership, technical rule, human resources, money, method and facility help the mother to visit posyandu. Nanggalo Health Center which has a rate visit new mothers to Posyandu is 43.2% and highest 77.1% in Lubuk Buaya Health Center with a target of 80%. The research has done in January until Juny 2016 was conducted using qualitative research in two Health Centre. The qualitative data was collected using interview guideline to 6 informants, document analysis and observation. Qualitative data processing by triangulation. At two health center there is no technical rule, financial resources, and Region Budget Income and Health Operational Financial. At Nanggalo Health Centre, Health Promotion Officer as posyandu officer, and then at Lubuk Buaya Health Centre Health Promotion Officer as activity coordinator. Lubuk Buaya Posyandu stay at citizen home and facilities are available but in Nanggalo hasn’t. Partnership Lubuk Buaya Health Centre run as expected compare Nanggalo Health Centre cause of that the mother to visit posyandu almost reach of target. Health Centre make technical rule to hold posyandu training, and health promotion manual direction.

 

Promosi Kesehatan sangat penting meningkatkan kunjungan ibu balita ke posyandu. Tujuan promkes mengetahui pelaksanaan kemitraan, petunjuk teknis, SDM, dana, metode, saranadengan tingkat kunjungan ibu balita ke posyandu. Di Puskesmas Nanggalo kunjungan ibu balita terendah (43,2%) dan tertinggi (77,1%) Puskesmas Lubuk Buaya dari target 80%. Penelitian dilaksanakan Januari sampai Juni 2016 dengan metode kualitatif di kedua puskesmas. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam (6 informan), telaah dokumen dan observasi. Pengolahan data dengan triangulasi. Di kedua puskesmas belum ada petunjuk teknis, sumber dana APBD dan BOK. Di Puskesmas Nanggalo, petugas promkes pelaksana posyandu, sedangkan di Puskesmas Lubuk Buaya petugas promkes pengkoordinir kegiatan. Posyandu Lubuk Buaya menetap di rumah warga dan sarana sudah tersedia, sedangkan di Nanggalo belum ada. Kemitraan Puskesmas Lubuk Buaya berjalan baik dibandingkan Puskesmas Nanggalo. Puskesmas membuat petunjuk teknis, mengadakan pelatihan posyandu, dan buku pedoman.


Keywords


Analysis Health Promotion; Partnership; Visit Mother Toddler

Full Text:

PDF

Article Statistics

Abstract View : 0 Times
PDF : 0 Downloaded

References


zwar, A. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan. Edisi ke tiga. Bina Pura Aksara. Jakarta.

Aminah, S. Kemitraan dalam Penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Kebutaan di Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar (Studi Kasus Kemitraan Pemerintah dan Non Pemerintah Ogok di Kota Makassar)

Dinkes Prov Sumbar. 2016. Laporan Tahunan Dinas Kesehatan Kota Padang. Dinas Kesehatan Provinsi.

Dinkes Prov Sumbar. 2014. Kebijakan Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini di Bidang Kesehatan. Model Integrasi Posyandu, PAUD, BKB di Padang.

Depkes RI. 2006. Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Rineka Cipta. Jakarta.

Depkes RI. 2006. Panduan Integrasi Promosi Kesehatan. Pusat Promkes Depkes RI. Jakarta.

Depkes RI. 2008. Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Rineka Cipta. Jakarta.

Depkes RI. 2008. Modul Kesehatan Bagi Tenaga Promosi Kesehatan di Puskesmas. Jakarta.

Depkes RI. 2011. Rencana Pengembangan Tenaga Kesehatan Tahun 2011-2025. Jakarta.

Dinkes Kota Padang. 2016. Laporan Tahunan Promosi Kesehatan Tahun 2013.

Dinkes Kota Padang. 2010. (Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat.

DJalal, S.M. Analisis Strategi KIE untuk Pemberdayaan Keluarga Bumil/Bufas Kekurangan Energi Kronis di Kabupaten Maros

Kemenkes RI. 2010. Rencana Operasional Promosi Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta.

Kemenkes RI. 2011. Promosi Kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan, Pantuan Bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas. Jakarta.

Kemenkes RI. 2015. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2015. Jakarta.

Kemenkes RI. 2016. Laporan Kinerja Kegiatan Pembinaan Gizi Menuju Perbaikan Gizi Perseorangan dan Masyarakat yang Bermutu Tahun 2015. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Direktorat Bina Gizi. Jakarta.

Kemenkes RI. 2016. Pedoman Pengelolaan Posyandu. Jakarta.

Laporan Tahunan Program Promosi Kesehatan Puskesmas Nanggalo Kota Padang. Tahun 2016

Laporan Tahunan Program Promosi Kesehatan Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Tahun 2016

Laporan Tahunan Puskesmas Nanggalo Kota Padang. Tahun 2016

Laporan Tahunan Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Tahun 2016.

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta. Jakarta.

Notoatmodjo,S.2003. Kesehatan Masyarakat (Ilmu dan Seni). PT Rineka Cipta. Jakarta.

Notoatmodjo,S. 2010. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta. Jakarta.

Pratiwi, N.L. Penilaian Peran Serta Masyarakat dalam Akselerasi Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Puslitbang Sistem Kebijakan Kesehatan. (Vol. 23, No. 2, Hal. 89-95, Juni 2007). Surabaya, Jawa Timur.




Copyright (c) 2018 Hilda Hidayat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521