DETERMINAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DM TIPE 2 DI RSUD AJJAPPANGE

Herdianti Herdianti

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui besar risiko determinan kualitas hidup penderita DM tipe 2 di RSUD Ajjappange Kabupaten Soppeng tahun 2014.Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan case control study. Sampel diambil dengan dua cara yakni untuk kasus menggunakan teknik purposive sampling dan kontrol menggunakan simple random sampling di RSUD Ajjappange Soppeng. Kelompok kasus adalah penderita DM tipe 2 yang memiliki kualitas hidup kurang baik. Kontrol adalah penderita DM tipe 2 yang memiliki kualitas hidup cukup baik. Jumlah sampel sebanyak 152 orang dengan perbandingan kasus-kontrol 1:1. Analisis  data yang digunakan adalah uji odds rasio dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dukungan keluarga (p = 0.00 OR 5.14 95% CI: 2.56 - 10.33); umur (p = 0.00 OR 3.13 95% CI: 1.61 - 6.07); jenis kelamin (p = 0.01 OR 2.35 95% CI 1.23 - 4.51) memiliki risiko yang signifikan. Pada analisis multivariat, dukungan keluarga adalah determinan yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup penderita DM tipe 2 di RSUD Ajjappange Soppeng (OR = 6.74). Penelitian ini menyarankan agar sebaiknya pemberian pendidikan kesehatan penatalaksanaan DM tipe 2 yang melibatkan keluarga.

Keywords


Kualitas Hidup, Determinan, Diabetes Melitus Tipe 2

Full Text:

PDF INDONESIA

References


American Diabetes Association/ADA. (2011). Diagnosis And Classification Of Diabetes Mellitus.Diabetes Care, 27 (1), 55-60.

Borrott, N., & Bush, R. (2008). Measuring quality of life among those with type 2 diabetes in primary care. Health Communities Research Centre The University of Queensland, Australia.

Coffman, M.J. (2008). Effects of tangible social support and depression on diabetes self-efficacy. Journal of Gerontological Nursing, 34 (4), 32-39.

Fatmawati, Ari. (2010). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pasien Rawat Jalan (Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak)(Tesis). Universitas Negeri Semarang.

Hensarling, J. (2009). Development and psychometric testing of Henserling’s diabetes family support scale.Journal for Nursing Practitioner,5 (7), 523-535.

Hilliard, Marisa E. et al. (2009). Predictors Of Diabetes-Related Quality Of Life After Transitioning To The Insulin Pump. Journal of Pediatric Psychology34 (2) pp.137–146, 2009.

Irawan, Dedi. (2010). Prevalensi Dan Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di Daerah Urban Indonesia (Analisa Data Sekunder Riskesdas 2007). Universitas Indonesia.

Isa B.A., & Baiyewu, O. (2006). Quality of life patient with diabetes mellitus in a Nigerian Teaching Hospital. Hongkong Journal Psychiatry, 16, 27 – 33.

Sarafino, E.P. (2004). Health Psychology: Biopsychosocial Interaction (2nd ed). New York: John Wilky and Sons Inc.

WHO. (2011). Defenition And Diagnosis Of Diabetes Mellitus And Intermediate Hyperglikemia. WHO Library Catalaguing in Publication Data.




DOI: http://dx.doi.org/10.22216/jen.v2i1.1662

Copyright (c) 2017 Jurnal Endurance

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Kopertis Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521
Copyright (c) 2017 Kopertis Wilayah X (Sumbar, Jambi, Riau dan Kep. Riau)