DETERMINAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA



Agus Alamsyah, Nopianto Nopianto

Abstract


Behavior smoking is behavior burn one of the products of tobacco for sucked including resulting from plants nicotina tabacum , nicotina rustica and other species or sintetisnya who its smoke ascended containing nicotine and tar. Early survey showed that 50 percent of students men in state vocational schools 5 pekanbaru consisting of the class x and xi behave smoking. Research objectives know proportion and determinan ( factors ) related to behavior smoked on male students class x and xi in state vocational schools 5 pekanbaru 2016. Research methodology quantitative analytic observational with the design cross sectional. Population were 1221 from 211 male students class x and xi.Technique the sample collection stratified random sampling by test chi square.The research results show 57,8 percent of students men class x and xi behave smoking and 42,2 % not behaving smoking. Variable are associated with behavior smoking is knowledge, attitude, extracurricular activities and cigarette advertisement. Suggested to relevant agencies to increase frequency counseling health about danger of smoking, inserting understanding danger of smoking in activities UKS and PMR and maximize media promotion health about danger of smoking.

 

Perilaku merokok merupakan perilaku membakar salah satu produk tembakau untuk dihisap termasuk yang dihasilkan dari tanaman nicotina tabacum, nicotina rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar. Survei awal menunjukan bahwa 50% siswa laki-laki di SMK Negeri 5 Pekanbaru yang terdiri dari kelas X dan XI berperilaku merokok. Tujuan penelitian mengetahui proporsi dan determinan (faktor-faktor)  yang berhubungan dengan perilaku merokok pada siswa laki-laki kelas X dan XI di SMK Negeri 5 Pekanbaru tahun 2016. Metode penelitian kuantitatif analitik observational dengan desain  cross sectional. Populasi berjumlah 1221 dengan sampel 211 siswa laki-laki kelas X dan XI. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 57,8% siswa laki-laki kelas X dan XI berperilaku merokok dan 42,2% tidak berperilaku merokok. Variabel yang berhubungan dengan perilaku merokok adalah pengetahuan, sikap, kegiatan ekstrakurikuler dan iklan rokok. Disarankan ke instansi terkait untuk meningkatkan frekuensi penyuluhan kesehatan tentang bahaya rokok, memasukan pemahaman bahaya rokok ke dalam kegiatan UKS dan PMR serta memaksimalkan media promosi kesehatan tentang bahaya rokok. 


Keywords


Smoking; Knowledge; attitude; extracurricular; advertising

Full Text:

PDF INDONESIA

Article Statistics

Abstract View : 29 Times
PDF INDONESIA : 36 Downloaded

References


lang=EN-US style='color:black'>

yes'>ADDIN Mendeley Bibliography CSL_BIBLIOGRAPHY

style='mso-element:field-separator'>Ali, M., 2014. Pengetahuan, Sikap, dan Faktor Psikologis Berhubungan dengan Perilaku Merokok pada Pegawai Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 2, pp.101–107.

Aryani, R., 2010. Kesehatan remaja: problem dan solusinya, Jakarta: Salemba medika.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Laporan Nasional 2013, pp.1–384.

Kemenkes, 2011. Pedoman Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok. Pusat Promosi Kesehatan, Jakarta, (Pendahuluan). Available at: http://www.depkes.go.id/resources/download/promosi-kesehatan/pedoman-ktr.pdf.

Kemenkes, 2013. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2013 tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan Dan Informasi Kesehatan Pada Kemasan Produk Tembakau, Jakarta: Kemenkes RI.

Muslimin, Christiana Elisabeth, Muhari, pratiwi indah titin, 2010. Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Merokok Siswa di SMP Negeri Kecamatan Babat. Jurnal BK UNESA, 1(2), pp.116–124. Available at: http://ejournal.unesa.ac.id/article/4834/13/article.

Rachmat, Muhammad., Thaha, Ridwan Mochtar., Syafar, Muhammad., 2013. Perilaku Merokok Remaja Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 7(11), pp.502–508. http://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/download/363/362

Rahmadi, A., Lestari, Y. & Yenita, 2013. Artikel Penelitian Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Rokok Dengan Kebiasaan Merokok Siswa SMP di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 2(1), pp.25–28. Available at: http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/viewFile/62/57.

Rifqi A. Fattah, D.S., 2013. Bmkmi. , 2(1), pp.3–11. Available at: http://www.bimkes.org/wp-content/uploads/downloads/2014/02/BIMKMI Volume 2 Edisi 1.pdf.

Santoso, Taviv Yulian, Yahya, M.R., 2014. Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Masyarakat Tentang Filariasis. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, volume 17 , pp.167–176. Available at: http://oaji.net/articles/2015/820-1432779768.pdf.

Saputra, A., 2012. Perilaku Merokok Pada Siswa Laki-Laki Smp. Jurnal Ilmu Keperawatan, 13(2), pp.1–14. file:///C:/Users/Axioo/Downloads/157-488-1-SM%20(1).pdf

Shaluhiyah, Z., Karyono & Noor, F., 2006. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Praktik Merokok Pada. Promosi Kesehatan Indonesia, Vol. 1/No., pp.1–8. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=21985&val=1285

Who, 2015. Global Youth Tobacco Survey (GYTS): Indonesia report 2014, Availableat:http://www.searo.who.int/tobacco/documents/ino_gyts_report_2014.pdf.

Widiansyah, M., 2014. Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Remaja Paser Utara.,2(4), pp.1 12. http://ejournal.sos.fisipunmul.ac.id/site/wpcontent/uploads/2014/10/penting%20(10-02-14-12-04-55).pdf

%;font-family:"Times New Roman",serif;mso-fareast-font-family:Calibri;

color:black;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:

AR-SA'>




Copyright (c) 2017 Jurnal Endurance

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Published by Kopertis Wilayah X

Khatib Sulaiman Street Padang
West Sumatera
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E-ISSN : 2477-6521
Copyright (c) 2017 Kopertis Wilayah X (Sumbar, Jambi, Riau dan Kep. Riau)