MENINGKATKAN DAYA BERKECAMBAH BENIH SELEDRI (Apium Graviolens) DENGAN INVIGORASI



Surtinah Surtinah, Neng Susi, Endriani Endriani

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis larutan perendam yang dapat menghasilkan kecambah seledri yang terbaik.Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan rancangan lingkungan acak lengkap, dan rancangan perlakuan adalah perendaman dalam air biasa, perendaman dengan menggunakan air dengan suhu 600C,  perendaman dengan menggunakan Gibgrow,   perendaman dengan zpt Atonik, dan  perendaman dengan Hormon Tanaman Unggulan.  pengamatan dilakukan terhadap Viabilitas benih , Kecepatan berkecambah, Tinggi kecambah, Kecepatan tumbuh , dan Panjang Akar.  Hasil penelitian diperoleh, perendaman menggunakan Gibrow menghasilkan kecambah seledri terbaikan lainnya.

The aim of this research is to get the best kind of marinade solution to produce the best celery sprouts. This experiment was conducted experimentally with complete randomized environmental design, and treatment design was immersion in plain water, immersion by using water with temperature 60 0C, immersion using Gibgrow, immersion with Atonic zpt, and  immersion with Hormon Tanaman Unggulan. observations were made on seed viability, germination rate, sprout height, growing velocity, and Root Length. The result of this research is the best soybean seed immersion is soaking by using Gibrow compared with other treatment.


Keywords


Gibgrow; Atonik; Hantu; Celery seed; viability

Full Text:

PDF

References


Aisyah, S., dan Herianto, E. 2016. Pelepasan Kulit Ari dan Suhu PerendamanTerhadap Pematahan Dormansi Benih Pepaya Release of Sarcotesta and Soaking Temperature. J. Biologi, 1(1), 81–93.

Ani, N., 2004. Pengaruh Perendaman Benih Dalam Air Panas Terhadap Daya Kecambah Dan Pertumbuhan Bibit Lamtoro ( Leucaena leucocephala ). J. Penelitian Bidang Ilmu Pertanian, 4(1), 24–28.

Arief, R., dan Koes, F., 2010. Invigorasi Benih. In Prosiding Pekan Serealia Nasional (pp. 473–477).

Ashraf, M., and Foolad, M. . 2005. Preesowing seed treatment - a shotgun approach to improve germination growth and crop yield under saline and non saline condition. J.Advan. Agron, 88: 223–271.

Basra, M., Farooq, M.,and Khaliq, A. 2003. Comparative study of presowing seed enhancement treatment in indica rice (Oryza sativa L). Pakistan Journal of Life Soc. Sci., 1: 5–9.

Dinda, A. P., Yuni, S. R., dan Evie, R., 2016. Pengaruh pemberian hormon Giberelin terhadap pertumbuhan buah secara partenokarpi pada tanaman tomat varietas tombatu F1. J. Lentera Bio, 5(1): 25–31.

Diyan Isbiantoro, C., Tri Harwati, J. M., dan Handayani, S,. 2015. Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (IAA, ROOT UP, DAN Gibrow 20 T Terhadap Pertumbuhan Jahe (Zingiber officinale, Rosc.). J. Innofarm, 14(1).

Farida, 2013. Pengaruh dosis perendaman dengan menggunakan zpt atonik terhadap pertumbuhan vegetatif benih jarak pagar (Jatropa curcas, L). J. Penelitian Terpadu, 1(2): 23–33.

Farooq, M., Shahzad, M. ., Basra, M., Hussain, H., Rehman, dan B.A, S,. 2007. Incorporation of polyamines in priming media enhances the germination and early seedling growth in hybrid sun-flower (Helianthus annus,L). International Journal Og Agriculture and Biology, 9(6): 868–872.

Fauzi, A., Nilawati, Ayyub, J. ., Prayogi, dan Harahap, F., 2017. Pengaruh Jumlah Dan Frekwensi Pemberian Hormon Giberelin Terhadap Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum). In Seminar Nasional III Biologi dan Pembelajarannya (pp. 164–170).

Kusumawati, A., Hastuti, E. D., dan Setiari, N., 2009. Pertumbuhan dan Pembungaan Tanaman Jarak Pagar Setelah Penyemprotan GA3 dengan Konsentrasi dan Frekuensi yang Berbeda. J. Penelitian Sains Dan Teknologi, 10(1): 18–29.

Murungu, F. S., Chiduza, C., Nyamugafata, P., Clark, L. J., Walley., W. R., and Savage, W. E. F., 2004. Effects of on-farm seed priming on consecutive daily sowing occasions on the mergence and growth of maize in semi-arid Zimbabwe. J. Field Crop Res., 89: 49–57.

Payung, D., Prihatiningtyas, E., dan Nisa, S. H., 2012. Uji Daya Kecambah Benih Sengon. J. Hutan Tropis, 13(2): 132–138.

Siunarlin, N., Zam, S. I., dan Purwanto, J., 2007. Pelukaan Benih dan Perendaman dengan Atonik pada perkecambahan Benih dan pertumbuhan Tanaman semangka non Biji ( Citrullus vulgaris Schard L .). J. Agroteknologi, 2(2): 29–32.

Surtinah, 2010. Pengujian Pupuk Hantu Terhadap Perkecambahan Benih Selada ( Lactuca sativa , L) Oleh: Surtinah. J. Ilmiah Pertanian, 7(2): 30–37.

Surtinah, dan Lidar, S., 2017. Zat Pengatur Tumbuh dalam Nutrisi Hidroponik pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pak Coy (Brassica rapa). J. Penelitian Pertanian Terapan, 17(3): 182–185.

Wahyuni, S., 2011. Peningkatan Daya Berkecambah dan Vigor Benih Padi Hibrida Melalui Invigorasi. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 30(2): 83–87.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Copyright (c) 2018 Surtinah Surtinah, Neng Susi, Endriani Endriani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by Kopertis Wilayah X

Jalan Khatib Sulaiman Padang
Sumatera Barat
Phone: +62751705637
Fax: +62751705637
Email: [email protected]

E ISSN 2502-0951
View My Stats